Kamis, 14 Juli 2011

Siapa Bilang Sendiri itu “Mematikan”!!!


Kawan!, banyak orang yang tidak menyukai kesendirian, karena waktu yang dilewati terasa lebih panjang dan melelahkan. 'Sendiri oh sendiri'...Ternyata hal remeh ini bisa menjadi masalah besar bagi sebagian orang!

Apakah kita termasuk yang demikian?

Memang, kesendirian seringkali diidentikkan dengan hal yang menakutkan, mengesalkan, bahkan menjadi simbol  kesedihan. Namun, jika kita mau membuka pikiran, sebenarnya kesendirian itu tidak selalu mematikan!
Kesendirian bisa memiliki dua makna...
Pertama, kesendirian menyangkut fisik yang sebenarnya, tanpa ada orang di sekitarnya.
Kedua, hanya berbentuk perasaan saja. Bisa jadi seseorang berada di tengah keramaian, namun merasakan kesunyian.
Mungkin kita pernah mengalami hal serupa, terutama ketika menemui masalah dengan sahabat, teman kerja, keluarga, atau pacar? J de-el-el

Satu hal yang perlu kita ingat, kesendirian dengan arti apapun sebenarnya bukan masalah jika kita mampu mengelolanya dengan baik, atas perasaan, sikap dan  segala situasinya.

Bagaimana kita bisa mengelola kesendirian supaya lebih
bermakna? Coba lakukan hal berikut :

1. Cari kesibukan dengan melakukan aktivitas positif yang sangat kita sukai, misalnya dengan membaca, menulis, olahraga, menyanyi?
J Apapun kesukaan kita. Dengan cara ini, kesendirian akan terasa lebih menyenangkan!

2. Kedua, ingat-ingat kembali hal-hal yang menjadi impian kita dulu dan belum sempat dilakukan. Kita bisa membuka agenda-agenda pribadi, foto-foto jaman dulu, buku-buku, dan lain sebagainya.
 Percaya deh, cara ini akan menyadarkan kita akan sempitnya waktu untuk mewujudkan segalanya. Kalau sudah begini, bukankah kesendirian itu jadi menyenangkan?
J

3. Ketiga, buat daftar sebanyak-banyaknya tentang keinginan yang ingin kita wujudkan selagi masih hidup. Mungkin dengan cara menuliskan kembali 'keinginan gila' saat kita masih kecil? Atau mimpi-mimpi lain yang belum terlaksanakan?
 Saat itu kita akan sadar, ternyata banyak sekali hal yg memerlukan kesendirian untuk mewujudkannya!
 



4. Dan yang terakhir....
Sebenarnya ini merupakan hal  “utama” dan yang pertama yang harus kita lakukan.
Mendekatlah kepada Yang Maha Mencinta diri kita. Kesendirian ini akan semakin menyadarkan hakekat keberadaan kita di dunia. Semakin keyakinan ini kuat, maka akan semakin kokoh kemampuan yang kita miliki tuk mengarungi kehidupan, dengan segala situasinya.
Intinya, jangan biarkan diri kita ini terjebak dalam kesendirian dengan suasana 'hati yang negatif', membiarkannya berlarut-larut, hingga membuat kita seakan-akan putus asa. Kalau saja kita itu mau membuka mata, kita sebenarnya tidak pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar kita.
 Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa kita jadikan teman, dan ajak bicara! Bener gak???

Kalau saja kita mau terbuka, dalam kesendirian kita bisa bisa merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian pun kita bisa menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian, dan memaksimalkan potensi yang kita miliki.
Dalam kesendirian pula kita bisa mengungkap kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan ego yang seringkali kita temukan di keramaian!
Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan saja kepada setiap orang, termasuk kepada kita. Kamu, Mereka dan Aku sendiri.

Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini kita semua sedang dilanda 'kesepian' alias merasa 'sunyi sepi sendiri', kita harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya
mematikan! Oke
J

 Ayo Kelola-lah perasaan kita dengan baik, dan buatlah kesendirian menjadi lebih bermakna.

Yogyakarta, 20 Juni 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar